Ternyata...!!! Dua Anggota Jatanras Polda Sumsel Tertembak Pistol Rekannya Sendiri

Infokito - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengklarifikasi pemberitaan terkait adanya dua personil Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, Brigadir Berry dan Brigadir Kurniawan yang terkena tembakan oleh kawanan begal bersenpi saat akan dilakukan penangkapan di Dekranasda, Jakabaring Palembang.
Menurut Jendral bintang dua tersebut, dua anggotanya itu memang terkena tembakan. Namun, pihaknya membantah jika tembakan tersebut berasal dari pelaku begal yang akan dilakukan penangkapan.

"Keduanya terkena peluru rekan sendiri saat akan melakukan penangkapan pelaku begal di kawasan Jakabaring Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang," jelasnya, Senin (13/2/2017).
Dikatakan mantan Kakorlantas Mabes Polri ini, kedua anggota polisi yang tertembak tersebut disebabkan karena situasional. Dimana, kondisi saat penangkapan kurang cahaya atau gelap.

"Hal ini disebabkan faktor psikologi. Dimana, anggota berlari dulu baru menembak, berbeda dengan posisi mantap saat menembak," terangnya.
Saat ini, dikatakan Agung, kondisi keduanya sudah membaik dan dalam masa recovery (pemulihan) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel.
"Keduanya sudah membaik. Saya juga sudah membesuk dan sudah ketemu sama anak istri dan orang tua mereka," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, Agung meminta mental para anggotanya tetap terjaga, sehingga tidak membuat para pelaku merasa di atas angin dan bebas berbuat kejahatan yang membuat warga semakin resah. "Kita tetap melawan begal. Jangan sampai mental (anggota) lemah, begal merasa menang. Ini psikologi perang," tuturnya.

Kapolda Sumsel

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Prasetijo Utomo, menjelaskan, kronologis salah tembak tersebut saat 12 orang anggotanya berusaha menangkap dua pelaku yang hendak merampok toko emas di kawasan Jakabaring.

"Saat itu, anggota mengikuti kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor dari belakang. Saat disergap, kedua pelaku melawan sehingga anggota berusaha melumpuhkannya," jelasnya.
Namun, saat menembak, dikatakannya, peluru polisi itu justru mengenai kaki Brigadir Berry. Lalu, kedua pelaku kabur dan dikejar para anggota lainnya. Lagi-lagi, tembakan anggota mengenai dada sesama rekannya, kali ini dialami Brigadir Kurniawan.

"Ya, situasinya gelap dan berlari karena ngejar pelaku. Tapi, dua anggota itu sudah membaik," terangnya.



Sumber: Tribunnews.com