Keren, Sekolah Ini Terapkan Absen Online Yang Tersambung Ke Handphone Orang Tua Siswa

Absensi sidik jari disekolah

Infokito - Guna meningkatkan fungsi kontrol terhadap siswa, maka SMA Advent Doyo Baru Kabupaten Jayapura mulai menerapkan absen finger print berbasis SMS Gateway untuk memantau kehadiran dan keberadaan siswa di sekolah.
“Pada semester ini kami mencoba meningkatkan pelayanan dengan membuat absensi finger print berbasis sms, sehingga saat siswa mengabsen, saat itu juga laporannya terkirim ke server dan masuk ke telepon selular orangtua siswa. Jadi orangtua juga bisa memantau jam berapa anak mereka masuk dan pulang sekolah karena langsung ada laporannya,” kata Kepala Sekolah SMA Advent Doyo, Harold Ojaitou kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (16/3) siang.
Ia menuturkan, upaya ini dilakukan karena banyak keluhan orang tua yang disampaikan ke pihak sekolah bahwa anak mereka sering pulang terlambat ke rumah dengan berbagai alasan tidak masuk akal.
“Siswa kita ini sekitar 600 orang, ada yang tinggal di Sentani Timur, sentani barat hingga ke depapre, jadi saat mereka kembali ke rumah dengan terlambat sering beralasan ke orang tua bahwa mengikuti les atau kegiatan ekstra kurikuler di sekolah padahal tidak, jadi server ini memberikan kemudahan kepada orang tua untuk memantau anak mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan, absen ini juga berlaku bagi seluruh siswa baik yang ada di asrama. “Jadi bukan hanya yang berada di luar saja yang menerima pesan absensi, tapi yang di asrama juga. Orang tua mereka yang ada di Jayapura, Sorong, Sarmi, Yahukimo dan daerah lain bisa tau kalau anak mereka masuk sekolah atau tidak, untuk itu kami minta orang tua tidak mengganti nomor,” ujarnya.
Laporan kehadiran siswa dikirim ke SmartPhone orang tua siswa
Selain itu kata Harold bahwa absensi ini juga berlaku bagi para guru, dan staf yang berada di SMA Advent Doyo Baru. “Tidak hanya siswa, ini juga berlaku bagi 52 guru dan staf di sekolah kami, tapi absensi mereka masuk ke kepala sekolah, jadi dimanapun saja saya berada saya bisa pantau,” paparnya.
Sementara itu salah satu orang tua siswa, Yoab Dike, memberikan respon positif terhadap penerapan absensi berbasis sms, karena dirinya bisa memantau jam berapa anaknya masuk dan keluar dari sekolah. “Dengan adanya absensi berbasis sms ini saya bisa memantau anak saya. Sekarang saya kasi waktu 5 menit sudah harus tiba dirumah, karena jarak rumah dengan sekolah dekat,” katanya.
Ia juga menyampaikan, orang tua bisa memantau anaknya sehingga tidak terlibat ke hal hal negatif. “Jadi dengan adanya absensi berbasis sms ini, saya bisa pantau anak sehingga saat keluar sekolah tidak kemana mana lagi, karena pengaruh narkoba menjadi ancaman, sehingga anak saya tidak tergabung dengan grup grup ini, karena umur mereka ini sangat rentan tergoda,” ungkapnya.

Sumber: Wartaplus.com